FN FNC dasar dari senapan Pindad SS1

Senapan ini dikembangkan antara tahun 1975-1977 untuk uji standardisasi NATO. Desain senapan ini didasarkan pada prototipe 76 FNC, yang dengan 76 FNC itu sendiri berasal dari senapan FN CAL. Prototipe ini segera ditarik dari kompetisi NATO setelah berkinerja buruk karena masalah di bagian bergegas.

Kemudian di uji coba untuk Angkatan Bersenjata Swedia yang diselenggarakan antara tahun 1981-1982 prototipe diperbarui dengan merubah utilitas dan efisiensi desain, staf tentara Swedia dan Belgia cukup terkesan oleh senjata FNC yang akhirnya diadopsi oleh angkatan bersenjata Belgia pada tahun 1989, sebagai pengganti untuk FN FAL kaliber 7.62mm setelah telah dikeluarkan dalam jumlah terbatas untuk unit infanteri udara selama beberapa tahun.

Indonesia mebeli sekitar 10.000 senapan pada tahun 1982 untuk angkatan udara, dan kemudian memperoleh lisensi untuk memproduksi senapan untuk semua cabang angkatan bersenjata. FN?FNC ini diproduksi oleh perusahaan Indonesia PT Pindad yang dinamai SS1 Pindad dan SS2 Pindad. FNC juga senapan standar tentara angkatan udara Swedia yang mereka produksi sendiri dengan nama Ak 5 dan digunakan dalam jumlah yang relatif terbatas oleh sejumlah tentara negara lain dan organisasi kepolisian.

Fabrique Nationale juga menawarkan FNC versi semi-otomatis tersedia hanya versi karabin, Ak 5C Swedia merupakan evolusi terbaru dari FNC.

Senapan Ak 5C Swedia diproduksi oleh Bofors Ordnance (BAE Systems Bofors) diterima ke dalam angkatan militer pada tahun 1985 sebagai Ak 5 setelah percobaan dan tes untuk menggantikan menggantikan Ak4 kaliber 7.62mm (copy? berlisensi dari Heckler & Koch G3). Bofors telah menghasilkan beberapa varian dari Ak? Di Indonesia, versi modifikasi dari FNC diproduksi di bawah lisensi sebagai SS1 Pindad, dengan adaptasi untuk kondisi iklim hutan.

Untuk produk replika dari FAL FNC kami ada dua tipe dari pabrikan A&K dan G&G produknya bisa di lihat di SINI order sekarang juga